Selasa, 12 Juni 2012

Ampun !!

Down !!


Itulah kata yang bisa aku ungkapkan sekarang,
Takk pernah terbayangkan ternyata akuu seperti itu
Keburukan kuu terkuras sudah
Nistanya aku ternyata ya ALLAH

ALLAH, izinkan akuu bertanya pada muu
Tidakkah kau menyesal telah menciptakan kuu ALLAH ??
Kalau akuu saja takk mengindahkan larangan Mu
Kalau akuu saja takk menjalankan Syariat Mu

Akuu seperti itu ya ALLAH
Seperti yang dikatakan oleh Wasilah Muu
Iaa membeberkannya pada kuu ya ALLAH
Semua hal yang seharusnya Kau yang lebih berhak menghukum kuu

Gajah di pelupuk mata tak terlihat, Semut di seberang laut terlihat
Walaupun itu merupakan peribahasa yang tepat untuk menggambarkannya
Tapi, akuu tak ingin membalikkan semua cercaannya
Akuu memang pantas mendapatkannya

Akuu terbisu ya ALLAH
Diam seribu bahasa, memerhatikan dengan seksama
Kata per kata dari dosa-dosa kuu yang dilontarkannya
Takk terhitung ternyata ya ALLAH

Kau mengampuni pembunuh yang telah membunuh 100 orang
Akuu memohon pada Mu ALLAH, ampuni akuu
Ampuni akuu ya ALLAH
Ampuni akuu :’(

Aku takk akan membalas Wasilah Muu itu ya ALLAH
Akuu yakin semua yang akuu rasakan Engkau yang lebih mengetahuinya
Walaupun di matanya iiaa seperti tak memiliki kesalahan
Akuu tau Engkau tak pernah tidur ALLAH





Kamis, 07 Juni 2012

Pendosa`\

Akuu tumbuh sebagai pendosa
Dilahirkan sebagai penyemai benih2 kejahatan
Hahaa gelak tawa kuu menggelora di sunyinya malam
Membayangkan betapa banyaknya dosa yang kuu buat

Akuu pasrah menerima dentuman sanksi darimu
Kau boleh berbuat apapun sesuka muu
Menguburkan kuu ke dalam tanah
Melempar kuu ke dalam jurang yang dalam

1 hal yang aku pinta pada muu
Jangan biarkan akuu ditelanjangi di depan umum
Pelaku overspell saja takk ingin ditelanjangi walaupun mereka bertelanjang memamerkan perbuatannya
Ijinkan akuu sendiri saja yang mengetahui kemurkaan muu pada kuu

Apapun itu, akuu hanyalah pendosa
Yang pantass untuk kau maki
Pantas untuk kau caci
Lakukanlah hingga mencaapai tingkat kepuasaan muu

Akuu berterimakasih sekali pada muu
Karena kau hadir sebagai wasilah ALLAH yang menegur kuu di dunia
Mengingatkan kuu akan dosa-dosa ku yang membuat timbulnya kemurkaan muu
Terimakasih karena kauu telah menjadi kausa sadarnya kuu akan dosa kuu

_Curahan Hati sii Pendosa !!!


Reflesikan dosa muu untuk kehidupan yang lebih baik :)

Senin, 04 Juni 2012

Duka adalah Mahar Kebahagiaan

Cengeng,

Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan akuu malam ini
Ingatan ku kembali pada untaian-untaian kehidupan yang pernah aku jalani dulu
Kehidupan yang menurut kuu tak layak dijadikan way of life, begitulah kira'a dalam bahasa inggris
Lumuran hitam itu membayangi kuu malm ini, mengajak kuu kembali menekan tombol flesh back pada memoriku

Sekali lagi, hati kuu mengambil peranannya sebagai pembawa rasa
Ia mengatakan kepada kuu bahwa semua kepingan hitam yang diputar oleh otak kuu itu merupakan duka ku
Tidak akan di dapati hal yang sama pada setiap orang, itulah yang mejadikan diri kita berharga
Duka menjadikan alat pemacu kehidupan mu, itulah perkataan dari sahabat fana kuu (hati)

Duka adalah mahar untuk mencapai kebahagiaan
Barang yang mahal maka akan dibayar pula denga harga yang mahal
Ingin mendapatkan'a maka belilah dengan haega yang mahal
Fikirkan jika duka takk pernah hadir dalam kehidupan muu, lengkapkah sayur tanpa diberi garam??

Bersyukurlah, jika duka pernah menggelayuti hidup muu
Karena ALLAH akan membayar'a dengan keindahan yang kau sendiri takk pernah terbayang betapa indah'a pemberianNya..

_ Malam menjelang pagi buta di Pekan Bada

Minggu, 03 Juni 2012

Seperti Akar !!

Seperti Akar :)

oleh Vieaa Noerjannah pada 17 Mei 2012 pukul 12:16

Siapa yg bisa lihat dy??
Siapa yang bisa merasakan kehadiran'a??
Siapa yang mengetahui rasa ketidaksukaan'a??
Iaa hanya berada sendiri di dalam inti bumi, menunggu datang saeorang yang baikk hati memberi'a kehidupan..

Ialaah Akar !!
Akar adalah bagian pokok di samping batang dan daun bagi tumbuhan yang tumbuh menuju inti bumi.
Fungsi Akar pada tumbuhan secara umum sebagai berikut :
1) Sebagai penyokong Batang Tumbuhan
2) Menyerap garam mineral dan air melalui bulu-bulu akar.
3) Pada beberapa tanaman, akar digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan, misalnya wortel dan ketela pohon.
4) Pada tanaman tertentu, seperti jenis tumbuhan bakau (Rhizopora sp.) akar berperan untuk pernapasan.

Kebanyakan orang dewasa ini, banyak sekali yang tidak memperdulikan keberadaan akar, mereka
berfikir daun, batang, buah, bunga adalah unsur-unsur dari tumbuhan yang layak untuk di beri perhatian
yang lebih di banding akar !!
Tanpa menyadari bahwa akar adalah pondasi dari kehidupan unsur-unsur yang mereka anggap indah dan cantik itu !!

Dikala daun, batang, bunga mendapat pujian karena keelokan'a, akar hanya bisa terdiam membisu di
dalam sana di temani cacing-cacing yang selalu menggerogoti'a :(
Mereka berbangga menampilakan kemolekan indah paras'a tanpa tau betapa rindu'a akar akan kegerlapan
kehidupan dunia yang tak pernah iaa lihat selama hidup'a..

Apakah akar merasa dendam kepada mereka??
jawab'a tidak, ia tetap mengalirkan makanan untuk mereka..
Tetap memberi kehidupan kepada mereka agar mereka tetap memberikan kesejukan pada manusia..
Melalui xylem dan floem, akar terus memberikan kontribusi'a pada mereka..

Tak ada yang tau apa yang dirasakan akar,, yang orang lain tau hanyalah kecantikan
unsur-unsur yang ditopang'a..
Akar merupakan unsur tumbuhan yang tak terlihat namun akar adalah penggerak kehidupan tumbuhan yang terlihat kontribusi'a secara kasat mata..


Teladanilah sifat akar !


Pendekk ya catatan'a??
Ini adalah tulisan pertama kuu yang akuu postkan,
Tolong bagi yang sudah profesional kritiklah tulisan ini..
Terimakasih :)


Hari kemis, tanggal 17-05-2012, jam 12:26 waktu hape akuu yang akuu cepetin 25 menit
dari waktu sebenar'a :D niat'a biar gag telat kuliah tapi telat juga :D

Rasa Apa Ini ??

Tau, rasa itu takk boleh aku miliki
Sadar, kalo aku salah terhadaap rasa kuu
Tapi aku hanya sesosok insan yang butuh cinta
Aku butuh seorang insan yang bisa menyemai benih2 cintaku

Kadang aku hanya terpaku sesaat melihat indahnya dunia mereka
mereka yang menikmati hari2'a dengan lantunan suara manis dari kekasih'a
menyambut dengan sigap gagang handphone yang berdering tampak pada screen hp'a nama panggilan manis untuk orang yang dapat dikatakan pacar itu

Sentilan-sentilan keirian itu kadang menyakiti dirikuu
Menyiksa ku saat akuu tersungkur di pembaringan dalam kelelahan
Menggerogoti ku saat aku terpenjara dalam kesunyian
Merampas konsentrasiku saat aku sedang fokus belajar

Tersadar akan orang yang memberi penghidupan untuk ku
Teringat betapa numpuk'a masalah2 yang ku miliki
Aku mengurungkan niatku akan rasa ku
Mencoba bertahan walau hanya berdiri dengan sepotong kaki

ALLAH tau, aku mampu menjalani hari ku tanpa sesosok insan yang bernama kekasih itu
Hingga sampai pada saat'a, aku yakin akan datang seorang yang siap menyambut benih2 cintaku
Siap menyuntingku dengan semua kekurangan kuu
Dan siap menjadi nahkoda ku saat kami mengarungi kejam'a kehidupan ini


_Malem sabtu jam 23:27 saat aku terkapar lemas dengan perut keroncongan di dalam kelambu dan didampingi nenek kuu yang sudah tertidur pulas

Kamis, 17 Mei 2012

Contoh Surat Gugatan Cerai


Nama             : Via Nurjannah
Jurusan          : SPH
Nim                : 130908375
                                               
SURAT GUGATAN CERAI

Banda Aceh, 02 April 2012
Kepada Yang Terhormat,
Ketua
Mahkamah Syar’iyah Aceh
di –

BANDA ACEH
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini :

 N a m a          : Sri Arifah
Umur
             : 29 tahun
Agama
           : Islam
Pendidikan
    : S-1/Strata 1
Pekerjaan
       : PNS (Pegawai Negri Sipil)
Alamat
           : Jl. Nikmat, No. 10 Kota Banda Aceh
Selanjutnya disebut sebagai Penggugat.

Dengan ini Penggugat hendak mengajukan Gugatan Talak  terhadap suami, 

N a m a           : Muhammad Zidane
Umur              : 35 tahun
Agama            : Islam
Pendidikan     : S-3/Strata 3
Pekerjaan        : Kontraktor
Alamat            : Jl. Tgk. Abbasiyah, No. 7 Kota Banda Aceh
Selanjutnya disebut sebagai Tergugat.
Adapun gugatan talak ini saya ajukan dengan mendasarkan dalil-dalil sebagai berikut :
  1. Bahwa pada tanggal 17 oktober 1999, Penggugat dan Tergugat telah melangsungkan perkawinan yang sah dan tercatat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh, dengan Akta Nikah Nomor : 217/05/VI/1999;
  2. Selama melangsungkan perkawinan Penggugat dan Tergugat telah dikaruniai 2 orang anak  satu anak laki-laki dan satu anak perempuan yaitu : anak pertama, bernama Arif Muslim, laki-laki, lahir di Banda Aceh, tanggal 29 Juni 2001 dengan Akta Kelahiran No 168 tertanggal 29 Juli 2001, anak kedua, bernama  Salmawati, perempuan, lahir di Banda Aceh, tanggal 2 Januari 2003 dengan Akta Kelahiran No 190 tertanggal 3 Februari 2003.
  3. Sejak awal perkawinan Penggugat dan Tergugat sebagaimana poin 1 di atas ternyata telah sering terjadi perselisihan dan ketidakcocokan antara Penggugat dan Tergugugat;
  4. Sejak awal perkawinan berlangsung, Tergugat telah memiliki kebiasaan dan sifat yang baru diketahui oleh Penggugat saat perkawinan berlangsung yaitu marah, kasar, dan sering memukul dan menampar Penggugat;
  5. Kemudian Tergugat juga sering muncul sifat cemburu dan salah paham dengan Penggugat;
  6. Pada sore Minggu tanggal 12 Maret 2010 Penggugat dan Tergugat pergi jalan-jalan sore ke Ujong Batee bersama dengan anak-anak Penggugat dan Tergugat;
  7. Ketika sampai ke Ujing Batee Penggugat dan Tergugat saling bersenang-senang dan bersuka riya bersama anak-anak Penggugat dan Tergugat;
  8. Kira-kira selang 10 menit kemudian Penggugat melihat seorang laki-laki yang bernama M. Syahrur Khairah, yang mana beliau itu adalah teman dekat Penggugat ketika masa-masa  SMA dulu;
  9. Kemudian Penggugat meminta izin kepada Tergugat untuk menemui teman Penggugat dengan tujuan tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk bersilaturrahmi dengannya;
  10. Lalu Tergugat pun memberikan izin kepada Penggugat untuk menemuinya, kemudian setelah 10 menit kemudian  Tergugat timbul rasa cemburu kepada Penggugat;
  11. Kemudian Tergugat memanggil Penggugat dengan nada suara yang keras dan muka masam supaya segera mengakhiri pertemuan itu;
  12. Maka ketika itulah Tergugat mulai kasar dan tanpa Penggugat sadari Tergugat langsung menampar Penggugat di depan khalayak ramai sebanyak 4 kali dengan tangan kanan Tergugat;
  13. Hari demi hari, Tergugat juga masih besikap kasar serta Tergugat juga sudah mulai pulang larut malam tanpa alasan yang jelas;
  14. Bahwa hal-hal sebagaimana yang telah tersebut dalam poin-poin di atas telah menyebabkan tidak harmonisnya dalam rumah tangga Penggugat dan Tergugat, maka hal tersebut jualah yang menyebabkan antara Penggugat dan Tergugat telah pisah ranjang
  15. Bahwa selama dalam masa pisah ranjang tersebut Penggugat masih tetap berupaya untuk dapat meyelesaikan kemelut rumah tangga, akan tetapi sampai surat gugatan ini diajukan ternyata harmonisasirumah tangga Penggugat dan Tergugat tetap tidak dapat dicapai.
  16. Apabila Penggugat memberikan nasehat, Tergugat bukannya tersadar serta mengubah kebiasaan buruknya namun melakukan pemukulan terhadap Penggugat di depan anak-anak Penggugat dan Tergugat yang masih kecil-kecil;
  17. Kebiasaan kasar Tergugat makin terus terjadi selama lebih kurang 3 bulan sampai surat gugatan talak ini di ajukan;
  18. Tergugat juga tidak pernah mendengarkan dan membicarakan masalah ini secara baik dengan Penggugat yang akhirnya mendorong Penggugat untuk membicarakan masalah ini dengan keluarga Tergugat untuk penyelesaian terbaik dan pihak keluarga Tergugat selalu menasehati yang nampaknya tidak pernah berhasil dan Tergugat tetap tidak mau berubah;
  19. Sikap dari Tergugat tersebut yang menjadikan Penggugat tidak ingin lagi untuk melanjutkan perkawinan dengan Tergugat;
  20. Lembaga perkawinan yang sebenarnya adalah tempat bagi Penggugat dan Tergugat saling menghargai, menyayangi, dan saling membantu serta mendidik satu sama lain tidak lagi didapatkan oleh Penggugat. Rumah tangga yang dibina selama ini juga tidak akan menanamkan budi pekerti yang baik bagi anak-anak Penggugat/Tergugat.
Berdasarkan uraian diatas, Penggugat memohon kepada Majelis Hakim agar berkenan menerima, memeriksa dan mengadili Permohonan Talak ini sekaligus memberi putusan sebagai berikut :

PRIMER :

  1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk keseluruhan ;
  2. Menyatakan putusnya ikatan perkawinan antara Penggugat dan Tergugat sebagaimana dalam Akta Perkawinan No : 217/05/VI/1999 yang tercatat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh ;
  3. Menyatakan hak asuh dan pemeliharaan anak berada dalam kekuasaan Penggugat ;
  4. Menetapkan menurut hukum bahwa Tergugat berkewajiban memberi nafkah hidup kepada anak Penggugat dan Tergugat sampai anak tersebut dewasa ;
  5. Menghukum Tergugat untuk memberikan uang iddah, nafkah anak sebesar Rp. 5.000.000,00 / bulan ;
  6. Membebankan seluruh biaya perkara ini kepada Tergugat.




SUBSIDER :

Mohon putusan seadil-adilnya.
Demikian Gugatan Talak ini saya ajukan atas perhatian dan perkenan Yang Terhormat Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh  saya haturkan banyak terima kasih.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Banda Aceh, 02 April 2012
Homat kami,




Sri Arifah











Survei bersama LSI


My Surveii

 Hari pertama survey, diawali dengan insiden gag adanya pak Geuchik (kalo orang di pulau jawa menyebutnya pak RT) di tempat…
Alhamdulillah pada hari kedua, karna sudah di konfirmasi sebelumnya, pak gechik dengan kerelaannya bersedia untuk saya tanyai beberapa pertanyaan dan sekalian saya meminta keijinan dari beliau untuk mendata kampong LAMBADEUK ini….
Tetapi setelah itu, trouble kedua pun terjadi, data2 yang di kasih oleh pak geuchik hanya sekaligus 1 kampung bukan per dusun, jadi saya mencari kembali nama2 warga per dusunnya……………
Dalam pencarian data2 mengenai nama2 per dusunnya, berbagai tantangan saya lalui seperti : Jutek’a ibu2, Acuh’a ibu2, bahkan sampai di Bohongi oleh seorang bapak2………
Tetapi Alhamdulillah sekali, akhirnya saya mendapatkan data2 warga per dusunnya…..
Stelah selesai Shalat Jum’at, saya memulai untuk mewawancarai,
diawali dengan dusun Bate Masah………
Koresponden pertama adalah pak Syaifullah berhubung Bapak tidak ada di rumah, jadi saya berinisiatif untuik mewawancarai Istrinya saja yaitu ibu “                “ yang berorofesi sebagai Guru. Setelah selasai saya wawancarai, dan bang rudi menelepon kemjudian mengatakan bahwa saya harus mengulangi wawancara tersebut karena yang harus di wawancarai harus betul2 orang yang ada di Khis Gridnya. “Saya langsung lemas….”. Alhamdulillah Istri pak Syaifullah mengijinkan saya untuk datang kembali Ba’da Magrib nanti…….
Setelah saya “hengkang” dari rumah pak Syaifullah, saya melanjutkan ke rumah Pak Razali di rumah bapak itu, saya di sambut dengan baik dan keluarga bapak Razali juga sangat Welcome sama saya. Tetapi, yang saya wawancarai bukanlah pak Razali melainkan Istri beliau yaitu Ibu Nadia…
Saya merasa heran sekaligus kagum denagn pak Razali, karena walaupun beliau tidak bisa membaca dan Istrinya (Koresponden kami) bisa membaca, hamper seluruh pertanyaan yang saya ajukan di jawab oleh pak Razali (bukan Istrinya) dengan KEEEEEEEERREEEEEENNNN …………….. :D
Banyak pertanyaan2 yang di jawab seperti seorang yang Intelektual dengan gaya seperti pak Habibie, Keren deh pokoknya………
Karena Film kesukaan saya sudah mulai, saya langsung menyelesaikan wawancara hari ini, cooooooozzzzzzz saya survei’a dekat rumah……..hhoooooohooooooooohoooo
Malam harinya, saya melanjutkan wawancara di dusun Bate Masah…….. Dengan udara laut yang ga dingin tapi dngin bacut juga seccccchhhhhhhh,,,,,, saya berbegas meluncur ke desa yang jaraknya kurang lebih eeeeemmm 1,5 km dari rumah saya, tanpa mengenakan jaket dan di dampingi oleh ibu saya dan sambil di puuuuuuuttt angen bacut saya membawa mando putih saya……
Diawali dengan rumah ibu2 yang kaya’a suka banget senyum, yang saya juga gag ngerti pa maksud dari senyumannya itu haaaaaaahaaaaaah……..
Awalnya, ibu itu gag mao di wawancaarai karena beliau bilang “saya gag ngerti apa2” tapi saya membujuk ibu itu, walaupun sebetulnya saya gag da niat tuk maksa ibu tapi maaaaaafffff ya ibu, nie tuntutan profesi hhhaaaaaaaahhhhhhhaaaaa………
Berikutnya, saya menuju desa Bate Masah dari desa Lampoh Sukun tempat dimana saya mewawancarai ibu yang suka ketawa itu hahahahahahah PEACE buk !!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Meluncur ke Responden ke 4, adalah seorang janda yang hanya hidup sendiri di rumahnya teapi memiliki 4 orang anak yang gag di ketahui keberadaannya sekarang…..     Ibu ini mengatakan kepada saya bahwa : “ neuk dalam rangka apa kah malam jak rumoh ibu ??? dari cara beliau manetap saya ada kecurigaan yang tampak dari guratan wajahnya yang mulai ada kerutan di bawah matanya…
Sampai pada wawancara terahir kami ibu itu brtanya : “apa kalau saya teken(tanda tangan) ini, saya akan di bawa ke Jakarta neuk?????????? Dalam hati saya, akhirnya saya mengetahui apa yang ibu ini takutkan sedari tadi…….. Kemudian saya menjawab : “hana mak, nyoe kon Penculikan” HEHEHEHEHEHEHEHE Abis gag tau mw blang pa pke bahasa Aceh…
Ok setelah itu kami (me nd my mom) pulang, coz dah ciap wawancaranya lagian gag sanggup lagi kami lepi that di citu ………….
Keesokan harinya, dimulai  dari rumah pak Geuchik untuk mengembalikan data2 warganya, kemudian saya langsung meluncur ke Responden yang ke 5 yaitu seorang mantan Geuchik yang saya juga baru tau kalaw kaka letting saya tinggal juga di rumah pak Geuchik itu……….       Terpesona saya, kepada beliau karena dari sepengelihatan saya sepertinya bapak itu berwibawa sekali dan sangat ramah terhadapa saya………………
Mencari cari Responden berikutnya, sampai beberapa rumah taq kiunjung dapat karena hari pun sudah terik sekali dan saya pun sudah ‘deuk’, akhirnya saya menyelesaikan pencarian hari ini…..
Sore harinya, saya mulai dengan seoarang bapak yang akhirnya saya ketahui bahwa bapak tersebut sama dengan alamamater saya yaitu IAIN Ar-Raniry walaupun nampaknya pasangan suami istri ini masih muda, tetapi sangat harmonis jadi PENGEN ….
Sayab juga mendapat perlakuan istimewa dari istri bapak ini, ternyata saia di suguhkan minuman ALHAMDULILLAH ya ALLAH, tetapi setelah saia meneguk minumannya tiba2 ada incident yang mewarnai penelitian saya pada koresponden ini ternyata saya dateng taq tepat pada waktunya, ketika sudah lebih dari setengah pertanyaan ternyata bapak itu sedang buru2 untuk pergi kerja dan sedang di tunggui juga oleh kwan’a…….
Karena saya merasa gag enak, maka saya bilang kalau menyudahi sasja pertanyaannya dan saya segera sms bang Rudi. Ini memang ketentuan dan sudah menjadi prosedur ketika sedang mewawancarai responden, apanila sudah selesai wawancara maka pengawas kami (bang rudi) akan berbicara langsung dengan koresponden…. Kemudian, saya yang menelepon bang rudi karena saya gag sabar dari tadi sudah saya sms tapibelum di tlpon2…….. Setelah selesai di wawancarai oleh bang rudi, maka bapakitu pun segera pergi bekerja……… dan Allah memang mengetahui apa yang umatnya lakukan, ternyata tlpon saya belum terputus , percakapan saya dengan pak ‘Muhajjirin’  masih di dengar oleh bang rudi………….
Wiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhh saya mulai merasa merinding disco nie, tiba2 hp saya berbunyi setelah beberapa saat tadi saya baru saja matikan ternyata bang rudi yang meneleppon lagi……………………. Saya pun mengangkatkanyaa, dan 1 kata pertama yang di tanyakan oleh bang rudi adalah : “tadi semua pertanyaan sudah terjawab dan di tanyakan semua via??” saya menjawab: belum bang, bapaknya tadi buru2 bang jadi saya berencana melanjutkan pertanyaan’a dengan istrinya……….
Banyak pertanyaan2 yang di ajukan abang itu, nada’a seperti gag percaya sama saya, sepertinya bang rudi gag bisa terima dengan penjelasan saya, jadi SUUDZON kan saya……..
Semenjak kejadian itu, setelah bang rudi mewawancarai responden via hand phone tidak langsung di tutup telponnya saya juga tidak tau maksudnya apa, tapi saya berkeyakinan bang  rudi ingin memastikan apakah saya mewawancaai responden sampai tuntas atau belum…. Kan SUUDZON lagi saya jadinya………
Berlanjut ke hari berikutnya, saya mewawamncarai seorang bapak yang akan pergi bekerja tapi, dengan keikhlasannya dan kebaikan istrinya bapak itu mau melungkan waktunya untuk di wawancarai oleh saya……..
Setelah selesai wawancara kemudian bang rudi telepon, saya merasa kaget juga sedih karena hal yang pertama di tanyakan oleh bang rudi adalah “ sudah habis semua via yang kamu bacakan??????????????????????? Pertanyaan ini menjurus ke tidak percayaan dia terhadap saya, ini menurut FEELING saya lagi sech tapi emang kaya’a gitu……. Hoooohhhhhhhhooooooohooooo SUUDZON lagi kan saya……..
Ternyata saia memnyadari jadi SURVAIER bukan pekerjaan yang cocok untuk saiiiaaaaa karena saia orang’a gag enekan ma orng  --” maksudnya,  saaia lebih mengutamakn perasaan, pekerjaan orang lain ketimbang pekerjaan sendiri……..
Karena hari ni saya gag enak badan (agak demam bacut) saya pun menyudahi tugas saya pada pukul 09:00…….
Ba’da magrib saya pergi lagi kerumahnya pak kechik untuk memiinta stempel dan tanda tangan dan kebetulan juga pak kechik adalah Responden saya yang terahir, tetapi ketika saya sudah sampai rumah beliau kebetualn pula di kampong yang saya teliti ini sedang ada kenduri orang meninggal jadi pak kechik pun taq berada di tempat……………
Ya sudah laaaaaaaaahhhhhhh taq ape2………..
Keesokan harinya, dengan tubuh saya yang bersuhu 38,5 drajat celcius dan cuaca yang mendung di barengi hujan yang cukup lebat tanpa memakai jas hujan  saya meluncur kembali ke rumah pak kechik……..
Dengan hanya memakai sarung beliau keluar dari kamarnya, saya sadar kalo saya udah ngeganggu dan merepotkan banyak orang dalam penelitian dan tugas saya ini tapi, ini memang resiko dan tanggung jawab saya dalam memegang amanah sebagai seorang SURVEIRER……..
Alhamdulillah ,,,,, ahkirnya survey saya sudah selesai dengan di barengi dan di tandai oleh hujan yang mengguyur tubuh saya……..
Dah capek ahhhhh,,,,, tulisan iini saia kerjakan selama saya melakukan survey, saat taq wawancara saya menyempatkan diri untuk tulis…………
Maaf ya kalo kepanjangan dan kalo kata2’a gag nyambung………..

          Viiiieeeee